Jawab Pertanyaan Ini Untuk Mengetahui Apakah Jatuh Cinta Atau Mencintai
Jawab Pertanyaan Ini Untuk Mengetahui Apakah Jatuh Cinta Atau Mencintai

MaxNyoos.com - Sebenarnya jatuh cinta dan mencintai merupakan dua hal yang tidak sama. Walau tampak sama, ada jurang yang cukup dalam di antara keduanya. Contohnya saja seorang anak yang berkata pada ibunya “Aku cinta ibu.” Kalimat tersebut artinya anak tersebut mencintai ibunya tapi tidak jatuh cinta dengan ibunya. Di dalam hubungan pun, akan sangat menyedihkan untuk kedua belah pihak saat kamu mencintai pasanganmu tapi tidak jatuh cinta padanya.

Kamu harus tahu apakah kamu mencintai pasanganmu atau jatuh cinta pada mereka. Dengan mengetahui kenyataan ini, kamu akan sadar apa arti  mencintai yang sesungguhnya. Bisakah kamu mempertahankan, atau menyudahi saja hubunganmu dengan pasanganmu. Kamu perlu jatuh cinta pada pasanganmu untuk membuat hubunganmu memiliki hasrat. 8 pertanyaan ini akan membantumu untuk mengetahui apakah kamu mencintai atau jatuh cinta dengan pasanganmu.

1. “Apa yang bisa kamu lakukan untuk membuatmu merasakan semangat atau gairah dengan pasanganmu itu sendiri?”

1. “Apa yang bisa kamu lakukan untuk membuatmu merasakan semangat atau gairah dengan pasanganmu itu sendiri?”

Di momen jatuh cinta, kamu butuh energi yang bisa membuatmu semangat menjalin hubungan dengannya. Banyak orang salah paham tentang ini. Banyak orang berpikir bahwa proses tetap jatuh cinta ini terjadi secara alami dan tidak butuh usaha sama sekali.

Padahal yang benar adalah cinta itu butuh dikerjakan. Apabila terasa ada yang berbeda dalam hubunganmu karena kamu sudah menjalin hubungan cukup lama dengannya, maka kamu perlu membuatnya jatuh cinta lagi dan lagi denganmu sehingga dia memiliki semangat dan gairah untuk terus bersamamu.

2. “Apakah hubunganmu melalui tahap alami?”

2. “Apakah hubunganmu melalui tahap alami?”

Semua hubungan memiliki tahap awalnya sebelum benar-benar menjadi pacar. Ada pertemuan, kemudian pendekatan baru akhirnya menjadi pacar. Dalam proses itu, kamu harus tahu apakah kamu mencintai orang tersebut atau benar-benar jatuh cinta pada orang itu. Jika kamu benar-benar jatuh cinta, maka perasaan yang kamu rasakan adalah perasaan yang ditimbulkan dari dirimu sendiri yaitu gairah, kepemilikan, semangat, kehangatan, keintiman, serta kerinduan.

Sementara itu jika kamu mencintai, maka perasaan itu datang dari luar tubuhmu seperti kamu mencintai pasanganmu karena dia baik, karena dia pengertian atau karena dia tipe idealmu. Belum tentu kamu benar-benar jatuh cinta padanya hanya karena dia memiliki semuanya itu.

3. “Apakah kamu tinggal dalam ketakutan?”

3. “Apakah kamu tinggal dalam ketakutan?”

Bagaimana jika kamu tidak dapat memiliki pasangan saat usiamu yang sudah waktunya? Mungkinkah ada kemungkinan kamu untuk meninggalkan pasanganmu yang sekarang? Bagaimana kelanjutan hubunganmu dengannya nanti? Perubahan selalu merupakan hal yang menyeramkan. Tidak ada jaminan dalam hidup ini tapi terkadang kamu harus mengikuti apa kata hatimu.

Kamu harus yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi itu tidak kebetulan. Ada makna dari ketakutan yang kamu rasakan. Semua itu bisa saja karena kamu sebenarnya tidak cocok dengan pasanganmu yang sekarang sehingga kamu dihantui dengan ketakutan tidak beralasan. Itu bisa jadi karena kamu hanya mencintai pasanganmu karena keadaan.

4. “Apakah kamu takut menyakiti pasanganmu jika kamu meninggalkannya?”

4. “Apakah kamu takut menyakiti pasanganmu jika kamu meninggalkannya?”

Hanya karena kamu tidak jatuh cinta, tidak berarti kamu tidak mencintai dan merawat pasanganmu sekarang. Tetapi kalau kamu tetap tinggal bersama dengan pasangan yang tidak bisa membuatmu jatuh cinta, maka kamu sendiri yang akan tersiksa. Rasa terpaksa akan muncul dalam dirimu bahwa kamu akan terus menjalin hubungan dengannya karena kalian yang sudah lama berpacaran dan tidak mungkin putus karena takut dibicarakan orang lain. Pada hubunganmu sekarang, yang terpenting itu perasaanmu sendiri, bukan pandangan orang tentang apa yang seharusnya kamu lakukan.

5. “Apakah menurutmu akan ada hubungan yang lebih memuaskan untukmu selain dengan pasanganmu sekarang?”

5. “Apakah menurutmu akan ada hubungan yang lebih memuaskan untukmu selain dengan pasanganmu sekarang?”

Jika kamu pernah memikirkan hal ini maka itu bisa jadi karena ada yang kurang dari hubunganmu sekarang. Apa yang kurang? Yang kurang adalah jatuh cinta itu sendiri. Saat kamu benar-benar jatuh cinta dengan pasanganmu, maka kamu tidak akan memikirkan orang lain selain pasanganmu itu sendiri. Tapi kalau kamu masih merasakan kemungkinan dari pertanyaan di atas, maka kamu tidak jatuh cinta dengan pasanganmu.

6. “Apakah kamu pernah memiliki chemistry dengan pasanganmu?”

6. “Apakah kamu pernah memiliki chemistry dengan pasanganmu?”

Kamu sendiri yang bisa menilai apa kamu punya ikatan ini. Buatlah dirimu di posisi mempunyai momen atau chemistry dengan pasanganmu karena itu artinya hubunganmu hanya terjalin karena keadaan, karena waktunya tepat, karena dia baik, karena kamu sudah waktunya memiliki pacar, tapi sebenarnya tidak benar-benar kamu inginkan. Kamu perlu merasakan ajaibnya seseorang yang jatuh cinta dengan orang lain agar kamu bisa merasakan sengatan aneh tapi menakjubkan dari dalam dirimu sendiri, bukan dari keadaan.

7. “Apakah kamu cemburu saat melihat pasanganmu bersama dengan orang lain?”

7. “Apakah kamu cemburu saat melihat pasanganmu bersama dengan orang lain?”

Cemburu adalah hal yang wajar. Kalau kamu cuma mencintai pasanganmu, maka kamu tidak memiliki gairah yang berarti untuk mempertahankannya. Kamu memang akan marah, tapi setelah itu sudah. Pasanganmu yang berdekatan dengan orang lain tidak akan mempengaruhimu dengan begitu banyak. Tetapi ketika kamu merasakan benar-benar jatuh cinta, maka ada dorongan untuk mempertahankan pasanganmu bagaimanapun caranya. Kamu akan membuatnya tetap berada di sampingmu karena kamu tidak tahu apa jadinya hidupmu tanpanya.

8. “Apakah kamu menemukan dirimu sendiri saat bersama dengannya?”

8. “Apakah kamu menemukan dirimu sendiri saat bersama dengannya?”

Bahkan saat kamu memiliki hubungan dengan orang lainpun, kamu harus tetap menemukan dirimu dan mempertahankannya. Jangan biarkan kamu tidak kehilangan dirimu sendiri hanya karena kamu takut kehilangan pacar dan sendirian. Sendiri lebih baik asal kamu menemukan dirimu daripada berada dalam hubungan tapi kehilangan dirimu sendiri.

Kalau kamu merasa benar-benar jatuh cinta dengan dia, kamu tidak akan membiarkan dia mengambil siapa sebenarnya dirimu karena dirimu yang sebenarnya itu benar-benar jatuh cinta dengannya. Tetapi kalau kamu mencintai pasanganmu, maka kamu akan mengesampingkan tentang jati diri dan mengutamakan status itu tadi.

Percintaan melalui banyak tahap dari waktu ke waktu. Kalau kamu tidak dapat menentukan antara  "Aku jatuh cinta denganmu" dan "Aku mencintaimu" lebih adil untuk jujur dan terus melangkah terus sampai kamu menemukan jawaban yang tepat. Setelah mengetahui jawabannya, maka kamu akan bisa memutuskan tindakan apa yang akan kamu ambil. Lebih baik berpisah sekarang daripada tersiksa dalam hubungan yang hambar. 

apa pendapatmu?