Inilah Perbedaan Hubungan Yang Kekanak-kanakan atau Yang Dewasa, Kamu Termasuk Yang Mana ?
Inilah Perbedaan Hubungan Yang Kekanak-kanakan atau Yang Dewasa, Kamu Termasuk Yang Mana ?

Maxnyoos.com - Dewasanya sebuah hubungan adalah sifat dari hubungan idaman semua pasangan kekasih. Kamu dan pacar juga mau kan punya hubungan yang dewasa? Tapi, hubungan semacam ini susah-susah gampang lho diwujudkan! Butuh kerjasama yang baik antara kamu dan pacar. Bisa jadi kamu dengan pasanganmu masih terperangkap dalam Hubungan yang kekanak-kanakan.

Memang apa sih bedanya hubungan yang dewasa dan hubungan belum dewasa atau kekanakan itu? Sini, MaxNyoos kasih tahu perbedaannya!

1. Hubungan yang dewasa saling memanggil karena saling membutuhkan. Tidak heran jika kamu sangat perlu berkomunikasi intens dengan pasangan.

Apa buktinya kamu dan pacar saling mencintai? Salah satunya pasti adalah kalian saling membutuhkan. Oleh sebab itu, masing-masing dari kalian akan saling memanggil dan menjaga komunikasi dengan baik namun tidak berlebihan.

2. Selagi itu, hubungan yang kurang dewasa cenderung mengalir apa adanya.

Entah apa yang terjadi, ya pokoknya begitu saja. Dibiarkan mengalir seperti air. Kalian seperti tidak saling membutuhkan, bahkan gak tahu hubungan akan dibawa ke arah mana.

3. Hubungan yang dewasa begitu paham akan jarak. Mereka paham jika satu sama lain juga perlu ruangnya sendiri.

Untuk kamu dapat belajar pada pasangan-pasangan yang sudah terbilang matang, bahkan pada mereka yang sudah berumah tangga. Lumayan banyak dari mereka pasti tahu kalau masing-masing punya kehidupannya sendiri. Mereka perlu bekerja atau melakukan segenap tanggung jawab mereka.

Selain melakukan tanggung jawab, mereka juga tahu bagaimana menikmati hidup. Meskipun itu sebagai teman, individu, ataupun bagian dari anggota keluarga. Mereka tidak harus selalu menjadikan pacarnya sebagai pusat perhatian sepanjang 24 jam dalam seminggu.

4. Sedangkan itu, hubungan yang belum dewasa cenderung terlalu dekat. Bahkan hampir tidak ada privasi di antara mereka yang menjalani.

Hubungan yang seperti ini cenderung terlalu memuja pasangannya. Bagi mereka, pacar adalah prioritas sepanjang waktu. Bahkan dalam setiap aspek, pacar selalu dilibatkan tanpa melihat situasi dan konteks.

Padahal, selalu saling kontak dan terlalu dekat setiap waktu dapat meregangkan hubungan lho! Ini bisa juga berujung pada kebosanan dan kelak, memicu cekcok yang besar.Hal ini disebabkan oleh kalian yang hampir tidak punya hal yang privasi dan tidak bisa membedakan hidup sebagai individu, teman, atau bagian keluarga.

5. Mendorongmu untuk tumbuh dan berkembang lebih jauh lagi merupakan dewasanya suatu hubungan. Meskipun kamu sekarang apa adanya, tapi kamu selalu termotivasi untuk semakin maju.

Perubahan adalah hal yang pasti terjadi pada setiap orang di sepanjang hidupnya. Oleh sebab itu, kamu tidak akan pernah sama lagi dengan sosokmu saat pertama berkencan. Pastinya kamu akan berubah secara natural dan ini merupakan hal yang wajar. Mulai dari pola pikir, sifat, penampilan, dan lain-lain.

Jika anda memiliki seorang kekasih yang dapat menemani dan menjalani hubungan bersama untuk saling maju, bersyukurlah! Jelas-jelas dia adalah sosok yang penyabar yang bisa kamu andalkan sampai tua nanti. Pelan tapi pasti mungkin kalimat yang tepat, dorongannya itulah yang akan senantiasa menguatkan dan membangun dirimu.

6. Lain halnya dengan hubungan kekanakan, yang mana memaksamu untuk berubah. Kamu pun terjebak pada sosok yang sesungguhnya bukan kamu.

Tidak dapat dipungkiri lagi, pasti ada pasangan yang saling menuntut dan memaksa pasangannya untuk berubah. Sehingga perubahan itu membuat dia menjadi jauh dari sosok yang sebenarnya. Semua demi memenuhi kebutuhan dan keinginan satu sama lain. Padahal, perubahan tersebut belum tentu juga cocok.

7. Jika hubungan kamu terbilang dewasa, kamu tetap bisa jadi diri sendiri lewat suara dan pandanganmu, dan antara kalian berdua juga pasti akan saling menghargai dan menghormati.

Ketika memulai tahap kedewasaan pada sebuah hubungan, kamu bisa memberitahu dan membetulkan jika ada sesuatu yang salah pada pacar. Kamu tidak mungkin diam saja karena kamu merasa ada kebaikan yang akan kalian petik.

Kamu tetap bisa punya suara dan perspektif dalam hidupmu sendiri. Apabila perspektif dan suaramu berbeda dengan pasangan, kalian tetap bisa menghormati. Bahkan faktanya, kamu dan dia adalah dua orang berbeda karakter dengan pandangan hidup yang berbeda pula.

8. Jika segalanya kamu ikut dengan si pacar, mungkin saja ini tanda hubunganmu belum dewasa sepenuhnya.

Pasangan tidak suka kamu begini, kamu ikut. Pasangan mengharuskan kamu ikut peraturannya, kamu patuh walaupun itu akan merugikan masa depanmu. Sepertinya kamu mesti berpikir ulang jika hubunganmu seperti ini. Jangan sampai kamu kehilangan jati diri.

Dari delapan poin di atas, kamu dan pacarmu masuk yang mana? Jangan langsung merasa sedih, kalau masih terbilang pada hubungan yang belum dewasa! Masih ada waktu untuk tumbuh dan berkembang menjadi pasangan yang dewasa.

apa pendapatmu?