5 Fakta Menyeramkan di Balik Film Pengabdi Setan 2017
5 Fakta Menyeramkan di Balik Film Pengabdi Setan 2017

Maxnyoos.com - Kesuksesan film Pengabdi Setan yang sekarang ini sedang tayang di bioskop-bioskop Indonesia, memberikan kesan tersendiri di hati masyarakat. Apalagi pasalnya,film yang digarap Joko Anwar ini tak kalah menyeramkan dengan film versi klasiknya yang tayang tahun 1980-an. Film horror yang mampu memberikan karakterter sendiri dalam industri perfilman Indonesia ini, ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik dan menyeramkan yang perlu kamu tahu, seperti berikut ini :

1. Selain Remake, Film Ini Hasil Kolaborasi Rumah Produksi Korea dan Rapi Films

1.	Selain Remake, Film Ini Hasil Kolaborasi Rumah Produksi Korea dan Rapi Films

 Untuk membuat film remake Pengabdi Setan yang juga populer dizamannya ini, Rapi Films telah menggandeng salah satu rumah produksi yang berasal dari Negeri Ginseng, yakni CJ Entertainment. Bisa dikatakan, ini adalah kali kedua film CJ Entertainment di tanah air, setelah sebelumnya berhasil memproduksi film Sweet 20  yang juga dirilis tahun 2017.

2. Film Favorit Sang Sutradara

2.	Film Favorit Sang Sutradara

Joko Anwar memerlukan waktu yang begitu lama sampai 10 tahun lamanya untuk meyakinkan Rapi Films agar rumah produksi ini memberikannya kesempatan untuk menyutradari remake dari film Pengabdi Setan. Hal tersebut dilakukan Joko Anwar, sebab ia begitu menyukai film yang ditonton semasa kecilnya tersebut.

3. Merenovasi Lokasi Syuting

3.	Merenovasi Lokasi Syuting

Untuk mendapatkan rumah atau lokasi syuting yang tepat sebagai setting Pengabdi Setan, ternyata membutukan waktu yang cukup lama. Rumah yang dipilih pun harus direnovasi terlebih dulu, sebab kondisinya yang tak layak huni, seperti lantainya yang sudah jebol sampai menjadi sarang kelelawar. Karena sudah memiliki chemistry yang kuat dan pas dengan karakter film  Pengabdi Setan, tentu tak menyurutkan sang sutradara untuk tetap memilih rumah yang berlokasi di Pangalengan tersebut. Rumahini pasalnya sempat direnovasi tim produksi, berikut membuat sumur buatan. Selain di Pangalengan, lokasi syuting pun dilakukan di Sentul dan Jakarta dengan persiapan selama 2 bulan.

4. Seniman Bali Sebagai Pemeran Hantu “Ibu

4.	Seniman Bali Sebagai Pemeran Hantu “Ibu

Ayu Laksmi adalah seniman sekaligus penyanyi yang berasal dari Bali dan ternyata merupakan seniman yang difavoritkan oleh sang sutradara, Joko Anwar. Sebelum Ayu terpilih sebagai salah satu pemeran di Pengabdi Setan, ia mengaku tak mempunyai modal bermain dalam dunia akting. Menariknya sesudah ia menjajal dunia peran untuk kali pertamanya, Ayu justru ketagihan bahkan berniat untuk mendalami dunia akting walaupun usianya sudah tak muda lagi.

5. Dimas Aditya Sering Sakit di Lokasi Syuting

5.	Dimas Aditya Sering Sakit di Lokasi Syuting

Salah satu pemeran Pengabdi Setan, Dimas Aditya kerap kali mengalami kejadian mistis selama proses syuting berlangsung. Anehnya, Dimas selalu sakit tiap kali sedang di lokasi syuting tepatnya yang dberlokasi di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Namun ketika ia pulang kembali ke hotel, Dimas justru baik-baik saja.

apa pendapatmu?